Blog untuk Catatan dan Berbagi

Jangan terlena dengan Diskon Besar.


image diskon.com
       Menjelang lebaran pusat perbelanjaan sangat ramai dengan pengungjung untuk membeli baju baru, hal ini dikarenakan kebudayaan masyarakat kita yang biasanya memakai baju baru saat hari raya untuk berkunjung ke rumah sanak saudara. Selain itu hal yang menarik pembeli adalah penawaran diskon yang besar yang disediakan oleh toko atau pusat perbelanjaan tersebut. Diskon ini bervariasai biasanya bisa mencapai dua puluh persen, lima puluh persen, lima puluh plus dua puluh persen dan bahkan ada juga yang delapan puluh persen. Diskon inilah salah satu yang sangat menarik para pembeli. Tapi jangan cepat terlena atau langsung anda beli barang yang mempunyai diskon tinggi tersebut.

Karena dikesempatan ini tidak jarang dari para penjual memanfaatkannya untuk menaikkan harga barangnya kemudian mendiskon barang tersebut dengan diskon yang besar.sehingga jika dihitung – hitung lagi sebenarnya harga tersebut sama dengan harga yang belum didiskon saat barang tersebut dijual menjelang bulan puasa atau sebelum menjelang lebaran ini. Selain itu kita juga harus meneliti keadaan barang tersebut, mungkin barang yang didiskon keadaannya tidak baik atau cacat. Jadi mari kita berhati – hati dalam membeli dan memilih agar kita dapat berbelanja dengan puas.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Jangan terlena dengan Diskon Besar.

14 komentar:

  1. idenya bagus sekali masbro, memang kalau nggak nahan diri bisa bablas beli apa aja.
    http://idecara.blogspot.com/2012/08/tips-mengelola-uang-dengan-cara-yang.html

    ReplyDelete
  2. ane juga udah curiga sob. masa sih diskonnya bisa segede itu gitu.
    yah namannya juga dagang gan, pengen untung gede.

    ReplyDelete
  3. hahah iya gan,, taktik dagang...
    yang penting kita hati - hati....

    ReplyDelete
  4. iya, apalagi udah punya kartu kredit ..dikit dikit gesek dikit dikit gesek, pas ada tagihanya kabur kwkwk :D Salah kenal http://pesbukerz.com

    ReplyDelete
  5. haahah
    iya makanya mendingan pakai uang cash aja gak ada tagihan hahah

    ReplyDelete
  6. Sangat mungkin memberikan diskon yang begitu besar. Jadi begini(tapi hanya terbatas di usaha pakaian ya):
    1. Diskon 20%, ini biasanya di Matahari, karena memang mau ga mau para suplier harus ikut acara diskon itu, kalau tidak pasti barangnya ga kejual karena yang lain masang diskon yang sama,
    2. Diskon 50%, ini biasanya disebut sebagai barang OB, alias obral. Pastinya ini barang-barang yang udah lama, tetapi tidak terlalu lama. Menjual barang dengan diskon ini untungnya teramat sangat tipis, tetapi daripada numpuk digudang dan tidak terjual, mau apa lagi,
    3. Diskon 70% atau harga SP (special price), yang ini biasanya kalau udah bisa balik HPP (harga pokok produk) sudah bersyukur, karena memang tujuannya adalah untuk membuat barang-barang yang sudah berumur menjadi uang lagi, daripada numpuk di gudang,

    Tetapi saya mengatakan ini khusus untuk penjualan baju di department store seperti Matahari. Disini jangan melihat Mataharinya. Diskon sebesar apapun, pasti Matahari tetap untung, karena dia tetap dapat margin, biasanya 35% dari suplier.

    Nah, suplier-lah yang buntung. Jadi memang suplier mau dapat untung, tetapi ini hanya bisa diperoleh secara maksimal dari barang-barang baru yang dijual dengan diskon 20%. Barang-barang yang dijual dengan diskon 50% dan 70% atau SP (special price) memang utamanya hanya bertujuan untuk cepat-cepat menjual barang lama daripada numpuk di gudang. Walaupun memang barang 50% bisa jadi betul-betul barang ekonomi, yaitu baju-baju yang diproduksi dengan HPP (dan tentunya kualitas) dibawah barang-barang normal atau yang 20%.

    Perhitungan Matahari:
    1. Dijual berapapun, dia tetap dapat margin yang besar, umumnya 35% dari setiap item yang terjual. Jadi malah Matahari ingin diskon barang-barang yang dijual gede-gedean dengan harapan cepat terjual, jadi lebih banyak untungnya. Disini Matahari memungut 35% ini dari suplier,

    Perhitungan suplier Matahari:
    1. Keuntungan = HPP + biaya administrasi 3% + biaya PPN 10% + biaya margin Matahari 35% + diskon 20%,
    2. Keuntungan diatas masih dipotong dengan biaya overhead,

    Nah, suplier inilah yang seringkali tekor. Hehehe, karena aku sendiri juga kerja di perusahaan yang jadi suplier-nya Matahari.

    Kalau ga cepet-cepet bisa ngejual barang dengan harga 20% dalam jangka waktu 3 bulan, siap-siap aja ngejual barang-barang itu dengan harga 50%. Kalau 3 bulan dengan harga 50% ga laku juga, siap-siap aja ngejualnya dengan harga 70% atau special price, dan merugi.

    Tetapi, kalau bisa ngejual barang cepet dengan diskon 20% dan dalam waktu 3 bulan selalu repeat order berkali-kali untuk item-item 20%, maka profit gede yang didapat, hehehehehehe.

    ReplyDelete
  7. Weleh aku posting pake account perusahaanku... wakakakakaka.....

    Maaf, namaku Eko Hermiyanto, aku kerja di PT Ekprima Indonesia, salah satu divisinya menjual baju-baju di Matahari, Centro, Tiara, Keris, Sarinah, Java/Lotus, blablablabla....

    ReplyDelete
  8. wah terima kasih penjelasannya, tp saya pernah lihat sebelum ramadan harganya tidak terlalu tinggi, tp pas ramadhan naik heheh

    terima kasih pak eko atas kunjungannya..

    ReplyDelete
  9. Waduh aku lupa nambahin, sebenarnya yang aku pingin tulis masih banyak, hehehehehe.

    Nah, langsung ke masalah harga aja ya. Kalau harga yang aku kasih unjuk diatas sebenarnya itu adalah metode standard. Nah biasanya, selain metode diatas, ada beberapa metode lain yang dijalankan bersamaan dengan diatas, jadi istilahnya metode-metode tambahan:
    1. Menjual barang dengan harga yang berbeda tergantung tempatnya, misalnya menjual barang yang sama, katakanlah baju yang sudah berumur 3 tahun. Baju ini dijual di Matahari dengan harga SP atau diskon 70% dari harga normal. Tetapi, baju yang sama juga bisa dijual di Borobudur dengan diskon 50% dari setengah harga normal,
    2. Nah, selain itu juga bisa dengan menjual barang-barang dengan diskon 50%, tetapi harga normalnya sudah ditingkatkan terlebih dahulu. Ini sangat mungkin saya akui. Ini mirip dengan bis antar propinsi yang menaikkan tarif dikala lebaran,

    Jadi dengan kata lain, apa yang mas katakan itu memang sangat dan sangat mungkin terjadi, dan itu sudah umum. hehehehehehe

    Entar lanjut lagi ya pak :D

    ReplyDelete
  10. Hmmmm, jadi sebenarnya tadi waktu saya pertama kali menulis, saya hanya sekedar menjelaskan mengenai mekanisme diskon, karena ada yang berkata bahwa diskon sebesar itu tidak mungkin.

    Ya sebenarnya sangat mungkin, tetapi untuk barang-barang OB dan SP yang memang hanya sekedar ingin dijadikan dalam bentuk cash, karena resiko numpuk digudang.

    Keuntungan terbesar hanyalah penjualan barang-barang normal atau yang diskon 20% (kalau di Matahari). Itupun harus ada repeat order terus untuk item-item tersebut selama satu musim.

    Dengan kata lain, OB dan SP memang hanya ditujukan untuk likuiditas, dan bukan untuk keuntungan, walaupun tidak menutup kemungkinan ini.

    ReplyDelete
  11. iya pak terima kasih sudah menjelaskn, ini tulisan bapak sangat bermanfaat bagi kami. jadi kami bisa membeli dengan baik, semua diuntungkan pak.

    ReplyDelete
  12. Pak Eko exis ya disini, hehehehehehehehehe

    ReplyDelete
  13. Broker Terbaik – Dapatkan Banyak Kelebihan Trading Bersama HotForex,bergabung sekarang juga dengan kami
    trading forex fbsasian.com
    -----------------
    Kelebihan Broker Forex HoTFOREX
    1. HotForex MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
    2. SPREAD DIMULAI DARI 0
    3. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya Dan
    4. Kami menyediakan Akun PAMM
    Buka akun anda di hotforexasian.com.
    -----------------
    Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
    Tlp : 085364558922
    BBM : 5B47A2C9

    ReplyDelete

Terima Kasih Atas kunjungannya, semoga artikel diatas dapat bermanfaat. Jika ada saran atau kritik tolong tinggalkan komentar anda disini dan gunakan kata-kata yang bijak.