Blog untuk Catatan dan Berbagi

Tugas Patran Dudukan Poros Mesin

clip_image002[4]
Gambar : Dudukan Poros Mesin
Laporan ini adalah hasil dari percobaan saya menganalisa Dudukan Poros Mesin menggunakan Program Patran, dari hasil percobaan diketahui berapa besar deformasi dan fringe yang akan terjadi jika dikenai force
atau beban tertentu.

1. Langkah sebelum memasuki aplikasi patran
Dudukan Poros Mesin dibuat dengan menggunakan software Autocad, oleh karena itu untuk menganalisa object ini ke dalam patran maka kita harus mengexportnya terlebih dahulu ke type Standard ACIS Text (.sat). Setelah desain diexsport dari autocad barulah kita memulai membuka aplikasi patran dan kemudian mengimport filenya untuk dianalisa.

2. Dimensi Dudukan Poros Mesin
clip_image004[4]

3. Permasalahan
Permasalahan yang dihadapi dalam menganalisa adalah jika terjadi overload (kelebihan beban) dan terjadi beban dadakan sehingga berakibat rusaknya struktur penyangga jika beban yang diterima melebihi ketentuan.

4. Manfaat
Setelah kita menganalisa object menggunakan patran dengan langkah yang sesuai maka kita akan dapat mengetahui hasil deformasi dan fringe yang terjadi, hal ini sangat bermanfaat karena dapat mengetahui apakah object dapat menerima beban yang diminta, jadi tidak akan terjadi overload yang dapat merusak object. Sehingga tidak akan terjadi kesalahan desain yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.

5. Kondisi pembebanan
Beban yang digunakan sebesar 1000 N merata pada 4 buah ujung penahan dudukan poros.
image
Cara pemberian beban pada Patran adalah sebagai berikut :
Pada Load /BCs dipilih pressure
Pada input data isi nilai pressure dengan nilai 1000
Lalu Select Application Region yaitu pilih bagian permukaan (surface) object tersebut lalu Apply.

1. Tumpuan Tetap (Fixed)
Sebelum memberikan tekanan (pressure) pada object ini maka pada bagian yang berlubang di fixed agar tumpuan object tersebut tetap berada di tempat dan tidak bergeser.
Pada program Patran diisi pada Load/BCs
Translation < T1 T2 T3 > <0,0,0>
Rotation < R1 R2 R3 > <0,0,0> 

2. Material
Object yang digunakan terbuat dari material AISI 4130 dengan kriteria sebagai berikut :
1. Modulus of Elasticity = 2.9 x 107 N/mm2
2. Poison Ratio = 0.32
3. Shear Modulus = 1.1 x 107 N/mm2

3. Pembagian Elemen (Mesh)
Sebelum melakukan analisa, benda yang akan dianalisa harus dibagi menjadi beberapa elemen (Mesh). Hal ini bertujuan agar pada setiap elemen dapat diketahui tegangan yang terjadi. Semakin banyak elemen pada benda uji, maka hasilnya juga akan semakin teliti. Pada analisa berikut, benda dibagi menjadi beberapa elemen dengan panjang perhitungan otomatis dari software Patran. ( Automatic Calculation )

4. Hasil Analisa (Analyze Results)
Deformation = 2.13 x 10-3 mm
Fringe (Tegangan Geser)
Max Principal
Max = 2.03 x 104 kN/mm2
Min = -3.54 x 103 kN/mm2
clip_image002[6]

5. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisa diatas, benda ini menggunakan beban 1000 N pada yang terletak tiap – tiap empat buah dudukannya. Pada analisa tersebut, nilai deformation yang didapatkan sebesar 2.13 x 10-3 mm . Nilai Fringe (Tegangan Geser) untuk Max Principal, maximum yang terjadi 2.03 x 104 kN/mm2 dan minimum yang terjadi -3.54 x 103 kN/mm2.

6. Saran
Ketika kita mendesain beban maksimal yang dapat diterima sebuah object, hendaknya kita memasukkan juga nilai safety factor (faktor keselamatan). Safety faktor ini bertujuan untuk mengantisipasi apabila object terkena beban yang berlebih (overload).

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tugas Patran Dudukan Poros Mesin

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih Atas kunjungannya, semoga artikel diatas dapat bermanfaat. Jika ada saran atau kritik tolong tinggalkan komentar anda disini dan gunakan kata-kata yang bijak.